Trigonometri adalah cabang matematika yang berkaitan dengan hubungan antara sudut dan panjang sisi dalam segitiga. Ini sangat penting dalam memahami dan menghitung hubungan antara sudut dan panjang sisi dalam berbagai konteks, seperti dalam ilmu fisika, teknik, astronomi, dan banyak bidang lainnya.
Di bawah ini, saya
akan menjelaskan konsep dasar trigonometri:
1.
Sudut dan Unit Pengukuran:
- Sudut adalah
rotasi dua garis sejajar di sekitar titik pusat. Satuan umum untuk
mengukur sudut adalah derajat (°), tetapi dalam trigonometri, satuan lain
seperti radian juga digunakan.
2.
Trigonometri dalam Segitiga Siku-siku:
- Trigonometri
paling umum diterapkan pada segitiga siku-siku, yaitu segitiga yang
memiliki satu sudut siku (90°).
- Dalam segitiga
siku-siku, tiga fungsi trigonometri utama digunakan: sin (sinus), cos
(kosinus), dan tan (tangen).
- Sinus (sin) dari
suatu sudut adalah rasio panjang sisi berlawanan sudut dengan panjang sisi
miring (hipotenusa).
- Kosinus (cos)
dari suatu sudut adalah rasio panjang sisi yang berdekatan dengan sudut
dengan panjang sisi miring (hipotenusa).
- Tangen (tan)
dari suatu sudut adalah rasio panjang sisi berlawanan sudut dengan panjang
sisi yang berdekatan dengan sudut.
3.
Identitas Trigonometri:
- Identitas
trigonometri adalah persamaan yang melibatkan fungsi-fungsi trigonometri
dan berlaku untuk semua nilai sudut tertentu.
- Contoh identitas
trigonometri yang terkenal adalah identitas Pythagoras: sin²(θ) + cos²(θ)
= 1.
4.
Siklus Trigonometri:
- Fungsi-fungsi
trigonometri adalah fungsi periodik, artinya mereka mengulang nilai-nilai
tertentu secara berulang dalam interval tertentu.
- Setiap fungsi
trigonometri memiliki periode yang merupakan panjang siklus dimana fungsi
tersebut mengulang nilai-nilainya.
5.
Grafik Trigonometri:
- Grafik fungsi
trigonometri membantu memvisualisasikan perubahan nilai fungsi terhadap
perubahan sudut.
- Grafik sinus dan
kosinus menghasilkan gelombang yang terus-menerus.
- Grafik tangen
memiliki asimtot di beberapa nilai sudut.
Trigonometri
sangat penting dalam memahami hubungan antara sudut dan panjang sisi dalam
berbagai situasi, dari mengukur jarak antara benda-benda di luar angkasa hingga
merancang struktur teknik. Penerapan trigonometri juga ditemukan dalam topik
seperti analisis vektor, gelombang, dan banyak bidang lainnya dalam matematika
dan ilmu pengetahuan.
CONTOH SOAL
1. Bentuk dari 1 – cos4x/2
identik dengan ….
A. Sin22x
B. Cosx
C. Cos2x
D. Tan2x
E. Sinx
Jawaban: A
Pembahasan:
1 - cos4x/2
1 - cos2(2x) = sin2(2x)
2. Diketahui segitiga ABC
siku-siku di B, a = 8 cm, c = 6 cm, maka sin A = ….
A. ½
B. 3/5
C. 4/5
D. 5/3
E. ¾
Jawaban: C
Pembahasan:
Diketahui, segitiga ABC
siku-siku di B, a = 8 cm, c = 6 cm.
Maka b = √82 + √62 = √100 =
10 cm
3. Seorang anak berdiri
di suatu tempat A di tepi sungai yang lurus. Ia mengamati dua pohon, B dan C
yang berada di seberang sungai. Pohon B tepat berada lurus di seberang A. Jarak
pohon B dan C adalah 8√6 meter dan besar sudut BAC = 30°, lebar sungai adalah
….
A. 8/3√2 m
B. 8√2 m
C. 8√3 m
D. 24√2 m
E. 24√3 m
Jawaban: D
Pembahasan:
Diketahui, BC = 8√6 m
Ditanyakan, lebar sungai (AB)?
Dengan aturan sinus didapat,
BC/sinA = AB/sinC
8√6/½ = AB/ ½√3
AB = 8√18 -> AB
= 24√2 m

